Senin, 28 Januari 2013

adakah cinta?

Diposting oleh Andii Soraya di 03.25
Reaksi: 
0 komentar
aku sudah berkelana
mencari hal-hal yang ku anggap mimpi belaka
aku sudah merasakannya..
tiada beda, semua sama

aku harus bagaimana?
mungkin kesalahan bukan terletak pada mereka yang pernah menjamahku, memeluk, bahkan mencumbuku
bukan pada mereka, kesalahan terletak pada diriku

aku terlalu takut diabaikan
aku terlalu takut jadi sumber kejenuhan
untuk itu aku tak pernah mau terikat, tak pernah mau terlalu bergejolak

aku percaya cinta itu ada
entah di sudut mana ia berada
yang menjadi masalah, akankah cinta menghampiriku?
akankah cinta itu melemahkan egoku?
akankah cinta itu membunuh rasa jenuhku?

sebenarnya beberapa di antara mereka membuatku gila
kata-kata cinta, perlakuan manis, pengorbanan yang terkadang mengesankanku

tapi lagi-lagi
egoku berontak, aku ingin bebas, tak terikat
aku takut perasaanku semakin dalam dan pada akhirnya hanya membuatku tenggelam
aku dikalahkan rasa takutku

aku selalu menemukan kesalahan pada mereka dan seperti sebelum-sebelumnya aku akan meninggalkan mereka, menghancurkan mimpi-mimpi mereka
aku akan mencari yang lain, yang membuatku kembali tertarik
tanpa ku sadari, mungkin kesalahan yang ada pada diriku lebih banyak
tapi mereka mengabaikan dan tetap menyayangi

aku lelah...
tapi pengalaman mengajarkan ku agar tidak lengah


26 januari 2013

Minggu, 27 Januari 2013

A.R.I.F (my fucking brother)

Diposting oleh Andii Soraya di 00.13
Reaksi: 
1 komentar


Arif.. Sudah pernahkah ku katakan sesuatu tentang dia ?
terdiri dari 4 huruf
A. R. I. F
sumber kekuatan ku
sumber bahagia ku
tempat bermuara semua tangis dan rinduku
sebuah surga kecil dunia
zona nyaman ku..

Dari geriknya saja, aku tau dia gelisah
dari tawanya saja, aku tau dia bahagia
dari rautnya saja, aku tau dia memendam kecewa

Arif..
lagi-lagi Arif
entah teman, entah sahabat, entah saudara, entah kawan, entah lawan
tak ada arti khusus tentangnya
hanya saja, dia istimewa
seistimewa hadirnya dalam hidup singkatku

Lagi-lagi..
dia sumber tawaku
dia pereda tangisku
dia malaikatku
mungkin bukan satu-satunya, tapi salah satu yg berharga

Dia yang buatku terlihat bodoh
dia yang selalu menghinaku
dia yang menyayangiku
dia yang lebih mengkhawatirkanku
dia yang selalu memarahiku
dia yang tak segan-segan ingin menghajarku
dia yang selalu cerita apa saja padaku
tentang hidupnya, kecewanya, hari-harinya
dia yang selalu genggam tanganku
dia yang bisa membuatku menangis hanya kerna luka kecil di kakinya
dia yang selalu ku bentak
dia yang selalu kangen  akan tawaku
dia satu-satunya yang pernah katakan
“aku rela jadi bahan hinaanmu, asalkan dengan cara itu kau bisa tertawa, bahagia..”

Dia yang ajarkan aku untuk jadi pribadi yang sabar
dia yang tiada henti-hentinya katakan aku wanita terhebat, terkuat
dia yang selalu bangga akan aku yang hina ini
dia yang selalu mencari cara agar aku tertawa
dia yang diam ketika aku menunjukkan raut marah
dia yang diam ketika aku semangat bercerita
dia yang akan tetap tertawa meski ceritaku tak lucu
dia yang akan ikut menangis disampingku jika aku menangis
dia yang lebih senang melihatku memakai kaos oblong daripada baju-baju feminim
dia yang rela gelangnya ku ambil
dia yang ikhlas lakukan apa saja asal bisa bersama ku
dia hampir segalanya untukku..
dia yang selalu nekat
dia yang selalu berjuang meraih mimpi-mimpinya , kemauannya
dia yang terkadang tidak paham inti pembicaraan
dia yang selalu butuh dukunganku, meski itu berwujud teriakan, bentakan, sindiran
dia ARIF.
ARIFKU..

Dia yang rela tukarkan segala kebahagiaan yang dia punya hanya untuk melihatku ceria
dia yang selalu merengek mengajakku camping
dia yang tetap tertawa meski kami harus menahan lapar di dalam tenda
dia yang selalu mengeluhkan hal-hal sepele padaku
dia yang terkadang membuatku bingung ia berjenis kelamin perempuan atau laki-laki
karna ia bisa menjadi keduanya
menopangku seperti seorang ayah yang sangat menyayangi putrinya
mendengar ceritaku seperti layaknya saudari perempuan, jiwa-jiwa seorang Ibu
yang akan selalu mengangkatku dari kubangan masalah

Kami bukan nya tak pernah bertengkar
sangat sering..
sering kali aku beranggapan dia melupakan ku, sibuk dengan teman baru
tapi ia dengan cueknya mengabaikanku
karna hal itu memang tidak benar
terkadang ia pun kecewa, marah, akan sikap acuh tak acuhku
tapi apakah kau tau ?
aku selalu membanggakanmu di hadapan teman-teman baruku
itu artinya aku tak pernah melupakanmu..

Memang kata orang-orang
Tidak ada persahabatan yang abadi
semua akan hilang seiring berjalannya waktu
akan hilang karna ego dan keadaan

Tapi aku tak percaya hal itu.
tidak pada kita bila kita saling mendoakan, menguatkan.
apa yang kita lalui selama bertahun-tahun ini sudah sangat hebat
dan berpengaruh besar atas hidupku, cara pandangku

Dunia boleh berubah, tapi tidak kita berdua
jika selama bertahun-tahun ini petualangan kita sangat hebat
kita akan buat belasan taun kemudian menjadi lebih hebat
lalu berpuluh-puluh tahun kemudian menjadi luar biasa hebat
 
Aku menyayangimu.. Arif..
setiap hari..
dalam setiap hariku di sepanjang hidup

Selasa, 01 Januari 2013

lembar-lembar kisah mengandung makna ganda

Diposting oleh Andii Soraya di 17.45
Reaksi: 
0 komentar


ini hari kedua di tahun 2013
mimpi ku masih tetap ada
mungkin hanya berbeda inti
ini aku dengan segala apa adanya aku
ini tentang aku..

Tahun ini , aku tak berharap banyak
meski dari dua harapan ku ini akan lahir mimpi-mimpi, harapan-harapan cemerlang, dan puisi-puisi..
dari dua hal itu, sederhana saja
pertama, aku berharap Anda temukan bahagia yg sbenarnya Ratuku
kedua, aku berharap adanya kebangkitan semangat yg baru pada Matahariku
memang dengan pesimis nya aku juga katakana
''bila itu teramat susah, maka abaikanlah.."
aku mengerti dan sangat-sangat memahami dalam kalimat lirih berantakan itu terangkai dan terbentuk makna bahwa aku menyerah, resah, dan pasti sedih ..
maaf, bukan itu yg kalian ajarkan padaku, aku tau..
hanya saja, ini aku ayah, ini aku ibu
aku terkadang rasakan hampa
maaf, seharusnya aku tak seperti ini, maaf ..


hahaha bahkan di Tahun baru aku masih sangat-sangat sensitif membicarakan hal ini
apa kalian mengerti ? besar harapan ku Ratu
untuk melihatmu tertawa tanpa harus menyembunyikan pilu,
untuk melihatmu berjuang tanpa beban yg siap menghadang langkah riang mu
untuk melihatmu kembali merangkulku, memeluk ku tanpa harus memilah memilih siapa yg duluan mendapat giliran
untuk mendampingimu mengarungi kehidupan yg terkdang kau sesalkan kemudian kau banggakan
bertahun-tahun mendampingi mu juga tak membuatku mengerti pola pikirmu Ibu..

tapi aku tau, ini aku..
yg dari kecil pemberontak, tapi diam bila melihatmu menangis
yg dari kecil, kau jadikan tempat pelampiasan marah dan kecewamu
yg dari kecil, hanya menangis di sudut pintu melihatmu marah pada diri sendiri, pada keadaan mu
yg dari kecil, hanya bisa membisu ketika kau dengan liarnya menyakiti diri mu sendiri
yg dari kecil, dengan egoku melawan padamu
yg dari kecil, membenci dan takut pada Ayah
yg dari kecil, pagi-pagi sekali sudah pergi bermain, meninggalkan adik-adikku
yg dari kecil, sudah biasa kalian tinggalkan, membiarkan aku dan adik ku duduk di jembatan dr sore sampai malam menunggu kalian pulang dengan gigitan-gigitan nyamuk di tangan, paha, dan wajah..

ini aku Ibu, dengan segala kesederhaan ku..
ini aku putri kecilmu yg dulu, yg seperti ku sebutkan tadi
seiring berjalannya waktu, kecewa, pahit, senang, bahagia, ku rasakan berganti-ganti
aku yg sekarang, yg bisa ku tau.. hanya
aku tak menyesali lagi keadaan ini
aku tak lagi bisa menyalahkan mu atas hidup piluku
aku tak mampu lagi diam melihatmu menangis
aku tak bisa lagi takut pada Ayah
aku tak bisa lagi hanya bersembunyi mendengar pembicaraan mu
aku tak bisa lagi berlari menangis dalam kamar melihatmu terluka
aku takkan tinggal diam Ibu, siapapun yg menyakitimu mungkin akan ku bunuh..
aku bangga pada mu Ibu
dengan segala indahmu, tegarmu, mimpimu, perjuanganmu pada kami

aku bangga pada Ayah
rock n roll sejatiku, Che Guevaraku..
Ayah, cepatlah sembuh kebanggaanku..
Ayah.. pernah bukan ku katakan aku membencimu sampai-sampai aku ingin sekali membunuhmu?
pernah bukan? dan kau dengan mudahnya terperanjat..
mengapa Ayah ? kau tak percaya aku bisa mengatakan dan berniat seperti itu pada Ayahku sendiri?
Ketahuilah ayah, siapapun dia, jika ia seorang anak, bila ia melihat Ibunya teraniaya, dia akan membuat perlakuan yg sama pada orang yg menyakiti Ibunya..


Maaf Ayah, bila kata-kataku terlalu sering menyakiti mu saat ini
Maaf Ayah, aku terlalu sering memaki, marah tiba-tiba, dan merendahkan mu
Maaf Ayah, ini luapaan marahku yg ku pendam sejak pertama aku melihat kalian bertengkar belasan taun yg lalu
Maaf Ayah, sejak kecil aku melihatmu sebagai pihak yg salah
tanpa ku mengerti rumitnya orang dewasa, tanpa ku mnegrti bagaimana bila di pihakmu
Maaf Ayah..
Maaf.. Ku kira dari awal yg salah selalu saja Engkau yah
tanpa ku tau, bahwa sebenarnya kalian saling menyakiti..
saat ini, mengetahui bahwa penyakit menjalar menggerogoti tubuhmu membuatku hancur
menangis tiba-tiba tak berirama sesukaku
aku sakit Ayah, sakit melihatmu menanggungnya
kau dengan tegasnya menghubungiku beberapa bulan lalu
dengan entengnya katakan

"kakak, kakak jangan pikir Ayah yah"
"Ayah kenapa?"
"Ayah sakit sayang"
"sakit apa?"
"nda bisa sembuh sudah kakak"
"ayah sakit apa?" Teriakku..
"ayah kena kanker paru-paru"
aku diam , tiba-tiba air mataku menetes..
"kakak, kakak jangan pikir Ayah yah, kalau Ayah nanti nda ada, kakak nda boleh nangis yaa"

aku diam, menutup telpon..

Engkau tau tidak?
aku cepat-cepat berlari ke kamar, menangis sejadi-jadinya selama 2 jam..
setelah diam , aku berfikir, dengan segala kebiasaanku,
aku hanya diam , berbicara pada diri sendiri
aku menulis, lagi-lagikebiasaan ku..
ku katakan "Apa engkau bahagia Ayah atas hidupmu?"
ku tuliskan "Apa engkau menyesal Ayah akan taun-taun sebelum ny yg menghancurkan mu?"
ku tuliskan "Apa kau.. Apa kau takut Ayah dengan kematian?"
awalnya ku pikir mati itu menakutkan, sampai ku dapat inspirasi yg membukakan cara pandangku
bahwa kematian hanyalah ketiadaan kehidupan :)


Kau tau Ayah? Aku senang membaca, spertimu bukan?
Kau tau Ayah, aku suka seni, seperti mu bukan?
Kau tau Ayah, dengan membaca pikiranku terbuka, cara pandangku berbeda
aku tau buku-buku di rak lemari itu sudah kau baca semua
aku tau itu.. meskipun sekarang aku jarang sekali melihatmu membaca..
sebenarnya aku ingin Ayah kita membaca buku, diskusi bersama..
Aku ingin Ayah..

untuk itu aku pernah memberikan mu buku yg sudah ku baca sebelum nya, hanya untuk mendengarkan opinimu ketika aku bertanya
Andai kau tau, aku selalu suka saat-saat bisa membuatmu tertawa,
aku bahagia ketika aku menggodamu lalu kau akan dengan refleknya memelukku
kau tau Ayah aku sangat suka, pada saat-saat aku selalu mengganggumu, kau akan dengan mudahnya mengejek ku..
kau tau Ayah, aku rindu, ketika kau membuatku marah, kau akan menarik ku, lalu menggelitikku sampai aku bilang ampun atau aku bilang "ANNE SAYANG AYAH"

aku bangga, aku senang, aku sedih itu karna kalian
aku terlalu banyak berfikir sekarang Ayah daripada menghina orang seperti kebiasaanku selama ini..
sekarang aku tertawa lepas, tanpa pikirkan masa lalu..
sekarang aku menangisi saat ini, bukan masa lalu ayah.. ibu..
maka dari itu, berbahagialah, kalian kebanggaan ku..

andi soraya quotes

tiap hari aku merindu dan semakin mencintaimu Ratu
PT. Scream Satanica.Org. Diberdayakan oleh Blogger.
 

me dá teu calor Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review